Tentang Virus Corona
Penulis
Akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2020 dunia kesehatan
dihebohkan dengan merebaknya virus misterius di China yang telah menyebar ke
negeri-negeri lain. Belakangan diketahui bahwa itu adalah virus corona, atau coronavirus, yang
dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Apa itu virus corona?
Bagaimana cara penyebaran virus corona? Apa penyakit yang disebabkan oleh virus
corona?
Artikel ini akan mengulas secara garis besar mengenai virus
corona: definisi, cara penyebaran atau penularannya, ciri-ciri sudah tertular
virus ini, penyakit-penyakit yang disebabkannya, dan cara mencegah
penularannya. Informasi dalam artikel ini dirangkum dari berbagai sumber yang
dapat dipercaya, silakan lihat bagian “sumber referensi” di akhir artikel untuk
melihat sumber-sumbernya.
Apa Itu Virus Corona?
Virus corona (coronavirus, disingkat CoV)
adalah keluarga besar virus yang terdiri dari banyak jenis virus. Berbagai
jenis virus corona itu dapat menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari batuk
pilek biasa hingga yang lebih berbahaya seperti sindrom pernapasan akut parah
(SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS).
Virus corona adalah zoonosis, artinya cara
penyebaran virus ini bisa ditularkan dari hewan ke manusia. Penyelidikan yang
telah dilakukan secara terperinci menemukan bahwa SARS-CoV ditularkan dari
musang ke manusia, dan MERS-CoV dari unta arab ke manusia. Tetapi ada beberapa
jenis virus corona pada hewan yang sampai saat ini diketahui belum menginfeksi
manusia.
Pada 31 Desember 2019, kantor WHO di China diberitahu tentang
kasus pneumonia yang penyebabnya tidak diketahui terdeteksi di kota Wuhan,
Provinsi Hubei, China. Kemudian pada 7 Januari 2020 pihak berwenang China
mengidentifiasikan bahwa penyebabnya adalah virus corona baru (novel
coronavirus).
Pada tanggal 11 Februari
2020, WHO memberi nama khusus untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona
baru, yaitu COVID-19 yang adalah singkatan dari coronavirus
disease 2019 (penyakit virus corona 2019). Belakangan virus corona
baru itu juga diberi nama SARS-CoV-2, singkatan dari severe
acute respiratory syndrome coronavirus 2.
Wabah di Wuhan itu dikaitkan dengan pasar makanan laut dan pasar
hewan hidup yang besar di sana, mengingat cara penyebaran virus corona yang
melalui hewan. Belakangan semakin banyak pasien dilaporkan tidak mengunjungi
pasar hewan, yang menunjukkan bahwa penyebarannya dari orang ke orang.
Tidak hanya di China, kasus infeksi virus tersebut juga
dilaporkan terjadi di Italia, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Jepang,
Malaysia, Australia, Jerman, Amerika Serikat, Prancis, Indonesia, dan banyak
negara lainnya (lebih dari 100 negara). Di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020
dilaporkan kasus positif COVID-19 yang pertama. Dan saat artikel ini ditulis,
penyelidikan sedang berlangsung untuk mempelajari virus ini lebih lanjut.
Bagaimana Cara Penyebaran Virus Corona?
Meski virus corona berasal dari hewan, namun cara penyebaran
virus ini pada manusia umumnya menular dari orang yang telah terinfeksi ke
orang lain dari jarak dekat (sekitar 6 kaki atau 180 cm).
Apa saja cara penularan virus corona dari orang ke orang itu? Diperkirakan
penularannya bisa melalui:
·
Udara, melalui bersin dan
batuk
·
Kontak fisik langsung,
misalnya melalui sentuhan atau berjabat tangan
·
Menyentuh benda atau
permukaan yang telah terkontaminasi virus, lalu menyentuh mulut, hidung, atau
mata tanpa mencuci tangan
·
Kontaminasi tinja (jarang
terjadi)
Virus corona dianggap paling menular saat seseorang yang
terinfeksi telah menunjukkan gejala-gejala. Karena itu disarankan untuk menjaga
jarak lebih dari 1 meter dan menghindari kontak langsung dengan seseorang yang
memiliki gejala mirip flu.
Apa Saja Gejala Tertular Virus Corona Itu?
Jenis virus corona yang umum menyerang manusia, seperti tipe 229E,
NL63, OC43, dan HKU1, biasanya hanya dapat menyebabkan penyakit saluran
pernapasan atas yang ringan hingga sedang, misalnya batuk pilek biasa.
Kebanyakan orang pernah terinfeksi virus tersebut. Dan penyakit yang disebabkan
oleh virus corona itu biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat.
Apa saja gejala yang ditimbulkan oleh infeksi virus corona yang
umum pada manusia itu? Berikut beberapa yang sering muncul:
·
Hidung meler
·
Sakit kepala
·
Batuk
·
Sakit tenggorokan
·
Demam
·
Perasaan tidak enak badan
Virus corona pada manusia kadang-kadang dapat menyebabkan
penyakit saluran pernapasan bawah, misalnya pneumonia atau bronkitis. Namun hal
itu lebih sering dialami oleh orang yang mengidap penyakit jantung dan pembuluh
darah, orang yang punya sistem kekebalan yang lemah, anak bayi, dan lansia.
Gejala Infeksi Penyakit Corona COVID-19
Untuk infeksi jenis penyakit corona yang baru mewabah belakangan
ini, yaitu COVID-19, dilaporkan bahwa orang yang telah terinfeksi mengalami
tingkat keparahan gejala yang bervariasi. Ada yang tanpa gejala, hanya sedikit
gejala, hingga yang gejalanya sangat parah. Berikut adalah gejala-gejala
infeksi corona COVID-19 yang mesti diwaspadai:
·
Demam
·
Batuk
·
Sesak napas
Lembaga Centers for Disease Control and Prevention meyakini
bahwa gejala-gejala tersebut dapat muncul dalam 2 – 14 hari setelah seseorang
terkena virus. Ini didasarkan atas apa yang telah diamati sebelumnya pada masa
inkubasi virus MERS-CoV.
Gejala Infeksi Jenis Virus Corona Lainnya
Dua jenis virus corona pada manusia, MERS-CoV dan SARS-CoV,
diketahui dapat menyebabkan penyakit yang memiliki gejala-gejala cukup berat.
Apa saja gejala yang ditimbulkan oleh virus corona itu?
Gejala infeksi MERS-CoV biasanya terdiri dari demam, batuk, dan
sesak napas yang sering berlanjut menjadi pneumonia. Sekitar 3 atau 4 dari setiap
10 pasien yang dilaporkan terinfeksi MERS-CoV meninggal dunia. Kasus MERS terus
terjadi, terutama di negeri-negeri Semenanjung Arab.
Sedangkan
pada infeksi SARS-CoV, gejala-gejala yang umumnya ditimbulkan antara lain
demam, menggigil, dan sakit badan yang biasanya berlanjut menjadi pneumonia.
Tidak seperti penyakit MERS, tidak ada kasus penyakit SARS pada manusia yang
dilaporkan di mana pun di dunia sejak 2004.
Apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya
segera periksakan diri ke dokter. Beritahukan padanya jika Anda baru-baru ini
habis bepergian ke daerah yang terdapat kasus COVID-19 atau jika pernah bertemu
dengan orang yang positif COVID-19. Dan beritahukan juga pada dokter jika Anda
baru saja dari negeri di Semenanjung Arab, mengingat sebagian besar kasus
infeksi MERS-CoV terjadi di sana.
Apa Saja Penyakit yang Disebabkan oleh Virus Corona Itu?
Virus corona terdiri dari empat sub-kelompok utama, yaitu alfa,
beta, gama, dan delta. Virus corona pada manusia pertama kali diidentifikasi
pada pertengahan tahun 1960-an. Hingga sekarang telah diidentifikasi ada tujuh
virus corona yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia:
·
229E (virus corona alfa)
·
NL63 (virus corona alfa)
·
OC43 (virus corona beta)
·
HKU1 (virus corona beta)
·
MERS-CoV (virus corona
beta yang menyebabkan penyakit MERS)
·
SARS-CoV (virus corona
beta yang menyebabkan SARS)
·
SARS-CoV-2 (virus corona
yang baru diidentifikasi di akhir tahun 2019)
Jenis virus corona yang paling sering menyebabkan penyakit pada
manusia ialah tipe 229E, NL63, OC43, dan HKU1. Apa penyakit yang disebabkan
oleh virus corona itu?
Pada umumnya keempat tipe itu menyebabkan penyakit infeksi
saluran pernapasan atas yang ringan hingga sedang. Contohnya adalah sakit batuk
pilek biasa (common cold). Pada kasus yang lebih jarang,
keempat tipe itu juga dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan
bawah, seperti bronkitis dan pneumonia.
Kadang-kadang virus corona yang menginfeksi hewan dapat
berkembang dan menyerang manusia sehingga menjadi jenis virus corona yang baru
pada manusia. Tiga contoh kasus seperti ini adalah virus SARS-CoV, MERS-CoV,
dan yang terbaru SARS-CoV-2.
Apa penyakit yang disebabkan oleh ketiga jenis virus corona itu?
Virus SARS-CoV menyebabkan sindrom pernapasan akut parah (SARS); virus MERS-CoV
menyebabkan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS); dan virus SARS-CoV-2
diidentifikasi sebagai penyebab mewabahnya penyakit pneumonia di kota Wuhan,
Provinsi Hubei, China.
Pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020, WHO memberi nama
khusus untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2, yaitu
COVID-19. Ini singkatan dari coronavirus disease 2019.
Bagaimana Cara Mencegah Penularan Virus Corona?
Sampai saat ini masih belum ditemukan vaksin untuk melindungi
diri terhadap infeksi virus corona. Tetapi Anda bisa berupaya mencegah
penularan virus corona dengan cara:
·
Sering mencuci tangan
dengan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik atau dengan hand
sanitizer berbahan dasar alkohol
·
Menghindari menyentuh
mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum dicuci bersih
·
Menghindari kontak dekat
dengan siapapun yang memiliki gejala-gejala batuk pilek atau flu
·
Memakai masker saat
berada di wilayah yang banyak terjadi kasus virus corona
·
Memasak daging dan telur
sampai benar-benar matang
·
Menghindari kontak tanpa
pelindung dengan hewan ternak atau hewan liar
Untuk informasi mengenai cara mencuci tangan yang benar dan
saksama silakan baca artikel ini “Langkah-Langkah Mencuci Tangan
Menurut WHO“.
Untuk informasi mengenai cara memakai masker yang benar untuk
mencegah penyebaran virus corona silakan baca artikel ini “Cara Pakai Masker yang Benar Menurut WHO“.
Cara Mencegah Penularan Virus Corona ke Orang Lain
Apabila Anda sedang mengalami gejala-gejala batuk pilek, ada
baiknya Anda memikirkan kepentingan orang lain. Lindungi orang lain agar tidak
tertular dengan cara berikut:
·
Tetap tinggal di rumah
saat sedang sakit
·
Hindari kontak dekat
dengan orang lain
·
Tutupi mulut dan hidung
dengan tisu ketika batuk atau bersin. Langsung buang tisu ke tempat sampah dan
cuci tangan Anda.
·
Mencuci tangan setelah
batuk atau bersin
·
Bersihkan dan sterilkan
benda-benda dan permukaan di sekitar Anda
·
Memakai masker agar
cairan dari hidung atau dari batuk dan bersin tidak mengenai orang lain.
Jika sudah terkena infeksi virus corona dan mengalami
gejala-gejala, apa yang bisa dilakukan untuk mengobati gejala-gejala itu? Saat
ini belum ada obat yang khusus untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh
virus corona. Tetapi Anda bisa meringankan gejala-gejalanya dengan:
·
Minum obat untuk pereda
rasa sakit dan untuk penurun demam (Catatan: Jangan berikan obat aspirin pada
anak-anak)
·
Mandi air hangat untuk
membantu meringankan sakit tenggorokan dan batuk-batuk
Jangan pergi bepergian apabila Anda mengalami gejala batuk
pilek. Segeralah periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami demam, batuk,
dan susah bernapas. Beritahukan juga pada dokter apabila Anda belakangan ini
baru dari negera-negara yang dilaporkan terdapat kasus virus corona.
Baca keterangan mengenai panduan pencegahan penularan virus
corona oleh WHO dan Kemenkes Indonesia di artikel ini: Pencegahan Penularan Virus Corona
Menurut WHO & Kemenkes
Kesimpulan tentang Virus Corona
Apa itu virus corona? Virus corona (coronavirus, disingkat
CoV) adalah sekelompok besar virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit,
mulai dari batuk pilek biasa (common cold) hingga yang parah
seperti bronkitis, pneumonia, penyakit SARS, dan penyakit MERS.
Bagaimana cara penyebaran virus corona? Virus corona pada
manusia umumnya menular dari orang ke orang. Cara penyebaran virus corona dari
orang ke orang antara lain melalui udara (bersin dan batuk); kontak dekat
(sentuhan atau berjabat tangan); menyentuh benda atau permukaan yang terkena
virus lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata; dan kontaminasi tinja.
Apa saja gejala tertular virus corona? Beberapa gejala yang
sering muncul antara lain hidung meler, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan,
demam, dan perasaan tidak enak badan. Apa gejala tertular virus penyakit corona
COVID-19? Beberapa gejala yang mesti diwaspadai yaitu batuk, demam, dan sesak
napas. Segeralah periksa ke dokter jika Anda mengalaminya.
Apa saja penyakit yang disebabkan oleh virus corona? Beberapa
contoh penyakit yang dapat disebabkan virus corona yaitu batuk pilek biasa,
pneumonia, bronkitis, penyakit MERS, dan penyakit SARS.
Bagaimana cara mencegah penularan virus corona? Karena belum ada
vaksin untuk melindungi diri dari infeksi virus ini, maka setiap orang perlu
mengupayakan kebersihan pribadi untuk mencegah penyebaran virus ini. Caranya
yaitu dengan sering mencuci tangan hingga bersih; tidak menyentuh mata, hidung,
atau mulut dengan tangan yang belum dicuci; dan menghindari kontak dekat dengan
orang sakit.
Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang virus corona.
Semoga informasi ini dapat menambah kewaspadaan Anda terhadap virus yang sedang
ramai dibicarakan ini. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar
kesehatan hanya di Deherba.com.
Sumber Referensi:
World Health Organization. Coronavirus. URL:
https://www.who.int/health-topics/coronavirus
Centers for Disease Control and Prevention. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). URL:
https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/index.html
Centers for Disease Control and Prevention. Coronavirus. URL:
https://www.cdc.gov/coronavirus/index.html
Komentar
Posting Komentar